Guta Saputra Guta Saputra, July 1st, 2015

Baru baru ini terjadi perbincangan yang seru di salah satu group linkedin yang saya ikuti Indonesia HRD Link (HR, HRD, HRM, Personalia, SDM). topiknya cukup menarik perhatian saya, digital recruitment. Definisi sederhana dari digital recruitment adalah proses recruitment yang dilakukan secara digital.

Jika pada masa-masa konvensional, pelamar akan langsung datang / mengirimkan surat lamaran ke HRD perusahaan terkait. Setelah itu dokumen-dokumen CV yang sudah di terima akan di review oleh HRD, langkah ini biasa disebut proses seleksi kandidat. Setelah proses seleksi selesai, para kandidat terpilih akan dihubungi kembali oleh HRD untuk melanjutkan proses recruitment selanjutnya, interview, psikotest, dsb.

Apa yang berbeda dari digital recruitment? Ya, perbedaan mendasarnya hanya ada di media-nya saja. Sekarang kita bisa menggantikan mengirim surat lamaran langsung dengan cara mengirimkan email saja. Dari sisi pelamar, hal ini tentu akan semakin memudahkan mereka untuk mendapatkan pekerjaan impian mereka.

Hanya itu saja? Tentu tidak. Issue yang paling menarik seputar digital recruitment tentu adalah keterlibatan social media dengan kepribadian dan kompetensi yang dimiliki oleh sang kandidat.
Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah semua sosial media bisa digunakan dalam proses recruitment? Tentu tidak. Menurut saya pribadi, sosial media yang bisa dilibatkan adalah linkedin, dan twitter. Mengingat content yang di share di dalamnya, facebook, path, dan instagram menurut saya masih belum bisa digunakan di dalam proses digital recruitment.

Sebagai penutup, tentu kita masih ingat beberapa tahun yang lalu, ajang pencarian bakat terbesar di indonesia, Indonesian Idol, menggunakan sosial media yang bernama soundcloud untuk mencari bakat-bakat terpendam di indonesia. Proses pendekatan-nya pun cukup menarik.

Seorang host, diberikan hak preogratif untuk menyeleksi kandidat-kandidat yang menurutnya memiliki potensi via soundcloud. Setelah itu kandidat-kandidat yang menurut host tersebut memiliki potensi ‘mengejutkan’, akan diberikan silver ticket, sebagai tanda bahwa yang bersangkutan berhak langsung maju kehadapan juri utama, tanpa perlu mengantri seperti kandidat yang lainnya.

Hasilnya pun cukup bagus, beberapa dari kandidat tersebut ada yang berhasil lolos ke babak selanjutnya, setelah mendapatkan ‘restu’ dari para juri utama. Digital recruitment is the new way to hire people. Tertarik?

Link group :
https://www.linkedin.com/groups?home=&gid=2462584&trk=anet_ug_hm